Guru Harus Bertransformasi di Era Digitalisasi

Tasikmalaya, 2 Mei 2026 – Transformasi pendidikan dengan pendekatan digitalisasi pembelajaran harus dibarengi dengan penguatan transformasi guru.

“ini penting dilakukan oleh bapak ibu guru, karena kalau guru tidak bertransformasi, digitalisasi pembelajaran akan kurang optimal diterima oleh peserta didik,” ujar Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (PMPK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Arif Jamali, dalam workshop dengan tema transformasi pembelajaran, di Tasikmalaya, Jumat (1/5).

Penerapan pembelajaran mendalam berbasis teknologi digital juga diharapkan tidak mengubah karakter peserta didik.

“karena jangan sampai era digital ini terjadi pergeseran karakter, oleh karena itu menjaga etika digital manjadi penting dilakukan di ruang-ruang kelas,” tegasnya.

Dalam kegiatan yang juga diikuti oleh perwakilan sekolah SMA, SMK dan SLB se- Tasikmalaya ini hadir pula anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah. Pada kesempatan ini Ferdiansyah menyampaikan transformasi pendidikan juga harus dapat mendukung terciptanya model pembelajaran mendalam.

“kenapa pembelajaran mendalam penting, karena siswa menjadi lebih interaktif, ini sejalan dengan semangat transformasi pendidikan,” ujar Ferdiansyah.

Politisi Partai Golkar ini juga menyampaikan pendekatan pendidikan mendalam haruslah memberikan kesan kepada siswa.

“pembelajaran mendalam pentingnya adalah mengutamakan olah hati olah rasa dan utamanya memberi kesan kepada peserta didik,” ujar Ferdiansyah.